Rintis Green Office : Badiklat PKN BPK RI Pungut 0,2 Ton Sampah Plastik

22 August 2019 – 16:23

Badan Pelatihan dan Pendidikan Pemeriksaan Keuangan Negara (Badiklat PKN) BPK RI melaksanakan upacara bendera hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2019. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala Badiklat PKN, Hery Subowo bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Ketua BPK RI dengan tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 “SDM Unggul Indonesia Maju“. Dalam amanatnya, Ketua BPK RI mengharapkan agar seluruh pegawai BPK RI senantiasa bekerja dengan kompak, bersinergi, penuh semangat, dan tetap memegang teguh integritas, independensi, serta profesionalisme untuk meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan. Pada peringatan upacara bendera ini, Kepala Badiklat PKN memberikan penghargaan secara simbolis kepada pegawai Badiklat PKN yang memperoleh anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS). SLKS ini diberikan kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10 (sepuluh) tahun, 20 (dua puluh) tahun, atau 30 (tiga puluh) tahun.

Tidak hanya menyelenggarakan upacara bendera, Badiklat PKN memeriahkan hari lahir bangsa Indonesia dengan beragam kegiatan, yaitu Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI), gerak jalan, bakti sosial dan aneka perlombaan pada Jumat, 16 Agustus 2019. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat struktural, pegawai, dan peserta diklat CPNS Golongan III Non Akuntansi dan Akuntansi Tahun 2019. Kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam bentuk gerak jalan santai di lingkungan sekitar Badiklat PKN Kalibata. Para peserta melakukan gerak jalan sambil memungut sampah yang ditemui di sepanjang rute gerak jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya membangkitkan etos kerja dan kebersamaan di antara para pegawai, sehingga dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul.